Friday, October 11, 2013

Kenapa Harus Kamu?

Kenapa harus dia? Sebaik apasih dia? Seberapa istimewanya sih dia? Kenapa nggak yang lainnya? Apasih yang kamu liat dari dia?
Nah, itu diatas adalah pertanyaan-pertanyaan yang sering aku dapet, gara-gara kamu. Dan itu bikin aku mikir, bener juga ya kenapa harus kamu? Kenapa harus kamu yang udah jelas-jelas nyakitin? Kenapa harus kamu yang udah jelas-jelas bikin aku down? Kenapa harus kamu yang masih ngarep sama dia? Kenapa? Jawabannya? Aku nggak tau, aku bingung kenapa aku bisa selemah ini kalau sama kamu, kenapa aku bisa kayak terhipnotis kalau sama kamu, kenapa aku seakan bisa ngelupain semua hal menyakitkan yang kamu beri? Aku bingung, aku sakit, aku capek, aku butuh KEPASTIAN. Tapi ya apa daya, aku nggak bisa berbuat apa-apa walaupun aku tau aku mengharapkan kamu. Kamu inget kamu sering cerita tentang dia? Aku cuma bisa apa? Aku cuma bisa kasih saran. Kamu inget waktu kamu down siapa yang ada di samping kamu? Aku. Waktu kamu butuh tempat berbagi, siapa yang ada buat kamu? Aku. 
Walaupun aku tersakiti sampai segininya dan kamu nggak peduli sampai segitunya, aku bisa apa? Keinginan move on selalu ada tapi ya terlalu berharga. Perasaan aku ini aneh, aku mengharapkan kamu tapi nggak bisa berbuat apa-apa. Kamu inget kejadian demi kejadian yang kita lewatin? Mungkin itu nggak berharga buat kamu, tapi buat aku itu berharga. Rasanya aku pengen teriak didepan kamu, biar kamu sadar, biar kamu mikir, tapi aku nggak bisa. Yang bisa aku lakuin cuma nunggu, nunggu kamu peka, nunggu kamu sadar. Yang aku pertanyakan sekarang cuma, kamu nggak peka atau nggak peduli? Kamu nggak punya otak atau nggak punya hati?Sekarang aku cuma bisa berharap keajaiban, walaupun keajaiban itu nggak menghampiri aku minimal itu bakal menghampiri kamu, biar kamu sadar. Seandainya kamu tau, tapi mungkin jangan berandai-andai, berarti seharusnya kamu tau!

No comments:

Post a Comment

Pages - Menu